• Berkas

  • Kategori

  • Foto Collection

    JERAPA BESI

    BLUE & WHITE

    SMILE

    BATMAN IN THE WATER

    BMW F1 Singapore

    Lebih Banyak Foto

DILARANG LAGI

Semakin banyak dan terasa aneh saja peraturan kerja di tempat si Juragan Kancing, ketika mau keluar dari ruang loker, Juragan Kancing sempat melirik  keatas pintu keluar menuju Mr Garret, sesaat berhenti dan membacanya sambil mengeryitkan dahinya yang memang sudah berkerut kemakan usia,

” DILARANG MEMBAWA ROKOK JENIS APAPUN KEDALAM AREA KERJA “

Begitulah kira-kira bunyi peraturan baru yang oleh Juragan Kancing terlanjur sudah mengantongi rokok Dji Sam Soe kesayangannya harus berbalik arah ke loker untuk menyimpan kembali rokok tersebut.

Dari pada harus berdebat dan banyak tanya yang nanti akan dilontarkan oleh Security, yang semakin hari semakin menurut saja sama keangkuhan Bang Somat sampai  mengalahkan kerbau yang dicucuk hidungnya lebih baik aku simpan saja rokok ku, begitulah ujar Juragan Kancing dalam hatinya yang lembut.

Sambil terus bertanya-tanya apakah gerangan penyebabnya kok bisa muncul peraturan yang seenak jidatnya diadakan tanpa pernah melakukakan sosialisasi terlebih dahulu, main tancap tulisan seenaknya saja, meganggu kenyamanan dan kenikmatan dan tak kalah penting mengganggu hak azazi manusia, begitu kira-kira selayang pandang beberapa pengantar pembuka yang sempat hinggap dibenaknya.

Dulu tidak boleh merokok disembarang tempat, kemudian muncul peraturan merokok hanya boleh ditempat tertentu, yang kemudian diikuti sarana dan prasarana yang mengantarkan motor 4 Tak keluaran terbaru dari garapan proyek Bang Somat. Tapi ada yang bilang tatanan ( aturan dan fasilitas sudah ada ) cuma karena,

” NILA SETITIK RUSAK SUSU SEBELANGA “,

akibat ulah dan tidak bertanggung jawab seorang semua kena getahnya.

Aturan sudah jelas bahwa ditoilet dilarang merokok ” NO SMOKING ” tapi masih ada yang nekat karena tidak bisa menahan candu prajurit tembakau, mencoba maling-maling mengisap rokok yang bersamaan dengan bau kentut, bau ta’i turut serta masuk kedalam saluran pernapasan, walaupun sudah dipasang alat pendeteksi asap, katanya sih buat nakut-nakutin biar kalau merokok nanti alarm nya bunyi, tapi alhasil tetap saja ulah dan tingkah nekat tak terbendung.

Konon katanya dinegeri seberang memang toilet menjadi tolak ukur dalam hal kebersihan negara, kalau toiletnya sudah bersih pasti fasilitas yang lainnya juga turut bersih, bahkan katanya bisa buat tidur dan wangi lagi baunya, ah masak sih……..???

memang dinegeri tetangga kebersihan toilet beti alias beda tipis sama  kebersihan hotel, bahkan mungkin lebih bersih dari hotel kelas melati yang ada di negara kita.

Walau bersih sekali pun toilet ya tetaplah toilet yang notabene menimbulkan bau busuk, makanya petugas negeri tetangga perangainya nggak jauh dari toilet walaupun sudah berdandan dengan dasi tetap saja menyimpan kebusukan dan kecongkakan kalau memandang orang kita, kiblatnya saja toilet.

Kembali lagi kemasalah yang Juragan Kancing tetap merasa teraniaya karean pacarnya yang selalu setia menemani dikala ia melepaskan kepenatan, kini harus rela berkurung diri dalam ruang kaleng segiempat, pengap bersama bau kaos kaki dan asamnya sepatu yang sudah satu tahun nggak pernah dicuci,

” Rokok saya tidak minta, yang ngisap juga saya sendiri “,

karena dijamin nggak mungkin banyak asap yang keluar, namanya juga toilet pasti tempatnya tertutup, exhaust fan sudah terpasang dan siap menyedot dan menghembuskan  apapun bentuk jenis yang beterbangan, ketakutan akan bahaya kebakaran rasanya terlalu mengada bahkan mungkin lebih safe dekat dengan air, kalau menyala dan kebakar tinggal sembur saja.

Lantas dimana letak kesalahannya tidak boleh merokok didalam toilet, yang ngisap asapnya bukan khalayak ramai seperti ditakuti oleh para non smoker, terus masalah bau asap mungkin kalah sama bau kentut atau bau ta’i atau bau kencing aroma jengkol yang nggak pernah disiram, rupanya masalahnya adalah puntung rokok yang terlupa dan tak hanyut berlalu bersamaan dengan stuntman berbaju kuning yang berani melakukan terjun bebas, makanya teriakan si Bontet penjaga toilet sampai dengan mulus kependengaran bang Somat, karena tugasnya bukan membersihkan puntung rokok tapi tugasnya membersihkan yang berhubungan dengan sisa pembuangan lubang bawah bukan lubang atas.

” SATU PETUAH BATMAN, KALAU MAU JADI MALING JANGAN PELUPA “

Juragan Kancing tetap saja ngendumel karena hak azazinya merasa terusik, karena apapun yang dilakukan sipelaku didalam toilet seharusnya menjadi privacy yang dijamin didalam undang-undang.

Undang-undang yang mana pula Gan ?????????????

BATAM, 3 September 2008

Satu Tanggapan

  1. Dear Mas Yudi,

    Salut untuk blog-nya… Sukses ya !!

    Salam,
    Sobat lama.. (kira2 masih ingat ga ya..)

    “Nggak mungkin lupa sama Ipung, makasih udah mampir, maaf baru tebaca, soalnya udah lama nggak online.
    Sukses juga buat Ipung, btw udah married blom ?”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: