• Berkas

  • Kategori

  • Foto Collection

    JERAPA BESI

    BLUE & WHITE

    SMILE

    BATMAN IN THE WATER

    BMW F1 Singapore

    Lebih Banyak Foto

KILASAN 10 TAHUN DIBATAM

Begitu melihat spanduk yang terpasang disimpang empat Kabil dari arah muka kuning yang bertuliskan ” SILATURRAHIM NASIONAL KEPALA DAERAH DUKUNGAN PKS ” , saya sempat termenung beberapa saat karena memang juga traffic light masih bewarna merah, disebelah kirinya juga banyak sekali terpasang spanduk yang kurang lebih sama, kenapa banyak sekali ajang perlehatan yang sering digelar di kota Batam ini.

Itulah kira-kira yang terbersit pertama kali, baik itu berupa pertemuan, peresmian, pameran bahkan sampai ke perlombaan yang berskala nasional, peserta dari seluruh pelosok datang ke batam ini untuk mengikutinya.

Bukan maksud untuk mengkritisi atau menyalahkan panitia kenapa menggelarnya di batam, tapi sekedar mencoba ingin mencari tahu alasan kenapa mesti di batam yang notabene adalah kota industri dan sedikit pariwisata, yang saya pikir jauh dari alasan yang berbau atau hingar bingar panggung politik, memang kalau dari segi fasilitas batam cukup mumpuni adanya, adakah pihak batam yang mengundang dengan segala konsekwensinya atau memang audiens yang mengusulkan agar diadakan dibatam dengan harapan hasil dan tujuan akhir bisa tercapai secara nasional ????

Banyaknya perihal seperti diatas tadi, menunjukkan memang salah satu indikasi dalam pembangunan batam sangat pesat sekali, itulah yang saya rasakan sampai saat ini, sehingga banyak daerah lain yang ingin berkunjung sampai melakukan study banding, melakukan promosi untuk daerah mereka, adanya gedung Sumatra Promotion salah satu bentuk upaya dalam hal itu, mengingat batam juga salah satu gate pariwisata dan para pebisnis khususnya dari mancanegara yang akan berkunjung ke Indonesia.

Hampir semua yang berbau dan berkelas International ada di batam, mulai dari sarana dan prasarana transportasi, akomodasi penginapan, dunia pendidikan, perekonomian terutama sector industri elektonik, garment juga shipyard, oil and gas yang lagi menjamur dibatam ini. Sehingga banyak pula membantu sector nonformal berkembang dengan sendirinya.

Ibarat seperti gula yang dikerubuti semut itulah yang terjadi sekarang di batam, banyaknya perusahaan mulai dari pengusaha local, sampai international membuat orang berbondong mencari kerja yang sempat UMRnya kedua teratas setelah Irian Jaya.

Fenomenal batam mempunyai daya tarik tersendiri, kota yang mulai ramai sejak terbentuk kawasan industri sekitar tahun 80 ~ 90 an ini memang sudah lama mempromosikan diri ditambah lagi sejak memisahkan diri dari induknya Riau daratan.

Ditambah lagi letaknya yang strategis berdekatan dengan negera maju Singapura dan Johor Malaysia, semakin mempermudah akses bagi batam untuk dilirik para investor luar negeri selain memang beberapa aspek yang dijadikan perbandingan seperti upah buruh yang masih murah dibandingkan kedua negara tersebut, tenaga kerja yang cukup banyak tersedia, serta kemudahan birokrasi dengan Otorita batam sebagai pengelola tunggal sebelum masuknya pemerintahan kota.

Saya masih ingat diakhir tahun 97 untuk pertama kali menginjakkan kaki dipulau ini masih lumayan sepi, jalan dari bandara International Hang Nadim baru mau dibuat dua jalur dengan tanah merah yang masih diproses. Mulai terasa ramai manusianya ketika memasuki kawasan industri Muka Kuning.

Untuk jalan-jalan ke pusat kota Nagoya dan Jodoh masih agak sulit karena tidak bisa menemukan angkutan seperti kebanyakan didaerah lain, ojek belum begitu ramai dan hanya ada angkutan pribadi yang berplat hitam dipakai untuk taksi atau menambang biasa orang sini menyebutnya.

Kawasan industri Muka Kuning menjadi salah satu primadona pagi pencari kerja, selain tenaga kerja local tentunya, dari hasil rekrutan seperti tenaga operator, yang ditempatkan di Dormitory yang bejarak tidak jauh dari tempat dimana mereka bekerja sudah menjadi pemandangan keseharian.

Berbeda dengan sekarang seiring denga berjalannya waktu, banyak karyawan yang sudah permanent dan memilih untuk tetap tinggal sampai terus melanjutkan kejenjang rumah tangga, beranak pinak, sehingga harus memilih tempat tinggal diluar kawasan, perihal ini pula yang menumbuhkan sector perumahan yang berkembang sangat pesat, banyak sekali perumahan baru, ruko dari ujung ke ujung semua tak lepas dari pembangunan dibidang ini.

Tak terasa sudah 10 tahun juga aku berada dibatam ini, semakin hari semakin pesat saja perkembangannya dan semoga saja batam tetap dapat dijadikan andalan bagi pencari dan pembuka lapangan kerja dan tentunya motto sebagai Bandar Dunia yang madani benar-benar dapat terwujud, lantas apa yang telah saya dapatkan selama 10 tahun berkubang di batam ini. Alhamdulillah saya telah dapat 2 putri hi………..hi………….hi.

Batam,
14 Dec 2007

2 Tanggapan

  1. Yang 2 putri itu hasil karya selama di batam ya mas ?🙂

    ” Yup Mas Regsa, thanks udah main ”🙂

  2. Jadi termasuk koloni manusia pertama yang hidup di Batam dari masa belum berkembang sampai dipenuhi spanduk yang penuh suka cita. Yakin 100% Batam adalah Belitong ke dua ye ke Yud..

    “nggak juga pertama bro, tapi yang jelas masih sering pake BMW sama Mercy buat ke Nagoya udah itu ongkosnya Rp 1000.
    sampai sekrang masih batam setelah terdepak dari Jakarta sama Bandung ”🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: