• Berkas

  • Kategori

  • Foto Collection

    JERAPA BESI

    BLUE & WHITE

    SMILE

    BATMAN IN THE WATER

    BMW F1 Singapore

    Lebih Banyak Foto

BELMAN PANGRIB

Cerita teman Batak ku yang satu ini memang nggak ada habisnya, selain memang yang dari sononya udah bergaya bahasa orang Batak, dia juga mahir dalam percakapan bahasa Jepun, karena memang dia pernah tinggal dan bekerja disana selama kurang lebih tiga tahun kalau menurut ceritanya.

Tapi yang akan kuceritakan kali ini, seminggu yang lalu bertepatan dengan pesta salah satu dari Boss kami, ” Welcome Party ” Watanabe san, nggak habis ulah yang dibuatnya, mulai dari menggodai para karyawan yang mengikuti acara tersebut, sampai big boss pun tak luput dari gangguannya, dan juga artis lokal yang tampil pada saat itu, apalagi yang tampil pada saat itu agak berdandan ala gaya penyayi tenar.

Memang gaya yang ugalan sedikit urakan itu, kadang-kadang mampu dan sangat dibutuhkan sekali dalam acara tersebut, bagaimana tidak suasana yang hening dan kaku mampu dibikin hidup dan meriah dengan tingkah lakunya.

Orang-orang seperti dia memang sangat dibutuhkan pada saat acara seperti itu, ya agar suasana lebih meriah, karena memang acara tersebut diadakan untuk melepas kepenatan setelah sekian waktu bekerja dengan rutinitas yang membosankan.

Sambil memegang micropon, tak segan segan dia memanggil dan menarik bigboss untuk bernyanyi, tentu dalam bahasa Jepun. Semua para Japaness kena sasaran untuk ikut tampil menyumbangkan lagu. Siapa lagi yang berani untuk melakukan hal itu, selain teman ku si Belman itu.

Nggak berhenti hanya disitu, salah satu karyawati pun ikut jadi sasarannya, dengan sedikit terpaksa harus pula menyumbangkan sebuah lagu dengan aliran dangdut, tapi tak lama kemudian turun panggung karena mengalami grogi.

Yang aku salut dari teman ku yang satu ini, dia bisa menempatkan bagaimana suasan kerja dengan serius dan santai, pernah suatu waktu ditengah orang lagi konsentrasi bekerja dia melepaskan gigi palsunya dan dibiarkan berjalan diatas konveyor line, bisa dibayangkan bagaimana para karyawati operator terperanjat melihatnya, dan hampir semua dibuat ketawa oleh tingkah lakunya itu. Tapi hal itu dilakukannya tentu pas jam kerja yang nggak begitu sibuk dan kebetulan malam shift.

Beberapa kali aku pernah ngobrol serius tapi santai dengannya, dapat kusimpulkan memang dia pandai menempatkan suasana. Sampai sekarang memang dari sekian banyak karyawan di perusahaan ini, dia termasuk salah satu karyawan andalan untuk menterjemahkan bahasa Jepun, walaupun dari cerita yang pernah dia katakan untuk membaca hanya sedikit yang bisa, dan juga bagi orang Jepun kebanyakan sebenarnya dia hanya mengunakan bahasa kasar atau bahasa prokem sehari-hari, tapi cukup lumayanlah dibandingkan kami yang memang tidak tahu sama sekali.

Tentu aset yang seperti ini harus dipikirkan oleh perusahaan, bagaimana tidak banyak para tamu yang dimana setiap periode kedatangan mereka selalu membutuhkan kawalan dari dia untuk melakukan kunjungan kerja ditempat lain, misalnya melakukan audit ke suplier atau di lingkungan internal perusahaan sendiri.

Tapi satu hal yang mungkin semua orang tau akan dia, kalau lagi ngobrol ditempat orang yang ramai dan suasana lagi santai, kata-kata jorok dan porno sering terlontar dengan mimik yang nggak terlewatkan dalam mengekspresikannya, untuk menghibur kami kalau lagi suntuk dikala kepenatan melanda aktivitas, memang cocok dengan kawan ku yang satu ini.

Batam,
13, Dec 2005

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: