• Berkas

  • Kategori

  • Foto Collection

    JERAPA BESI

    BLUE & WHITE

    SMILE

    BATMAN IN THE WATER

    BMW F1 Singapore

    Lebih Banyak Foto

KEPERCAYAAN YANG SIRNA

Kepercayaan yang aku diberikan dengan dengan niat baik, supaya yang bersangkutan dapat tertolong dan keluar dari lilitan hutang, rupanya berbalik arah menjadi hal yang diluar dugaanku sama sekali, proyek renovasi rumah terlantar begitu saja tanpa tahu kapan akan diselesaikannya, begitu banyak alasan yang mudah diucapakan keluar dari mulutnya.

Dari sepuluh hari yang dijanjikan kini sudah molor menjadi 2 kali lebih lama, upah yang dimintanya juga tidak aku tawar, karena aku tahu dengan proyek yang aku pikir tidak terlalu susah masih banyak tukang yang berani mengambil dengan harga yang lebih murah darinya, dengan harapan hasil kerjaannya dapat kunikmati dengan senang hati, tanpa ada kedongkolan hati yang keluar nantinya, ” karena itu tidak cocok, yang ini juga tidak cocok”.

Belum lagi hitungan material yang membludak menjadi dua kali lipat dari perhitungan sebelumnya, memang diluar perencanaan dan menggaruk kepala yang aku bisa. Bagaimana tidak bekerja sekian lama dibidangnya kok bisa jauh meleset dari perhitungan awal.

Aku maklumi dari rekan-rekan yang pernah berbagi cerita kalau mau renovasi rumah memang harus menyimpan dana cadangan, ya paling tidak 50% atau 100 % dari hitungan awal. Jelas kaget bagaimana hitungan awal semen hanya menggunakan 4 sak kok bisa sampai 14 sak ?????

Tapi ya itulah kenyataan yang aku alami, bukan tertipu itu judulnya, yang jelas mungkin sifat empati atau sosial atau apalah namanya yang kerap kali aku hadapi kala menghadapi orang seperti ini, didorong juga masukan dari istriku agar proyek kecil-kecilan ini dikasih ke Pak De itu yang sering terujar dari pikiran istriku, yang jelas katanya selain kita dapat membantunya juga untuk mempererat persaudaraan ditanah rantau ini.

Memang prinsip yang aku pegang untuk tidak memberikan ikan langsung melainkan dengan memberikan kail, aku pikir itu sudah cukup bijaksana, dizaman sekarang yang mana nilai kejujuran dan kebohongan sangat tipis sekali bedanya.

Dengan maksud untuk tidak mngumpat karena kedongkolan hati ini, kucoba alihkan pandangan ku dengan berbagai kegiatan yang aku pikir dapat melupakan bagaimana raut wajahnya ketika pertama kali mendatangi rumah agar proyek yang dulu pernah dibicarakan dapat segera diwujudkan, harapan pastinya dengan upah yang ditawarkan dapat menutupi hutang-hutangnya.

Aku masih mencoba untuk berpositif thinking, masih kutunggu hikmah dari semua kejadian ini, YA MASIH KUTUNGGU……………………………………………..!!!!!!

Batam,
24 Nov, 2005

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: