• Berkas

  • Kategori

  • Foto Collection

    JERAPA BESI

    BLUE & WHITE

    SMILE

    BATMAN IN THE WATER

    BMW F1 Singapore

    Lebih Banyak Foto

INDON’s DAN SHOPINGER’s

Serentetan nama para Indon di panggil satu persatu guna mencocokkan data yang terlihat di pasport mereka, sambil sesekali sang ejen yang biasa dipanggil para Indon yang terlihat agak tambun mengeluarkan bahasa Singlish yang mungkin tidak dimengerti oleh mereka, dan hanya mengangguk saja sambil berpindah tempat tanda mereka telah diabsen dan sebentar lagi akan di bawa menuju ketempat training kata mereka.

Nasib para Indon di negara jiran Singapura mungkin agak sedikit lebih tertib dan terkontrol dibandingkan dengan Malaysia, walaupun untuk memasuki pintu imigrasinya memang terlihat lebih sulit, lebih banyak pertanyaan dibanding dengan orang yang berpergian dengan tujuan menghabiskan sisa rupiah mereka dengan membelanjakan sekuntum bunga plastik di kawasan Orchard Road yang katanya lagi discount besar-besaran.

Setelah melalui banyak pertanyaan oleh penjaga imigrasi kemudian si Indon pun menuju ketempat dimana teman yang lain berkumpul ditengah-tengah lobynya Harbour Front. Tak jarang ketika saya berangkat dan ketika melalui pintu arrival kebanyakan mereka masih berdudukan dilantai sambil menunggu ejen menjemput mereka sampai sepulangya saya dari vendor mereka masih tetap disitu, bercanda dengan para Indon yang lainnya dan sesekali pergi ke toil untuk melaksanakan hajatnya.

Sorepun berlalu, kuhisap sebatang rokok diluar loby sambil menunggu waktu keberangkatan pulang ke Batam, kuamati para Indon itu mulai berangkat bersama ejennya menuju kemobil yang siap mengantar mereka ketempat training sebelum mereka disebarkan kepara majikan yang akan menjadi boss mereka.

Mudah-mudahan nasib mereka kali ini tidak seburuk nasib teman mereka yang sebelumya, tidak dibayar gaji, disiksa lantaran tidak bisa menuruti kehendak dan nafsu binatang mereka, semoga kalian bernasib baik mendapat majikan yang mengerti kenapa sampai kalian berani untuk mengambil langkah seperti ini, meninggalkan semua keluarga demi dollar yang nilainya melebehi rupiah untuk menopang ekonomi keluarga, dalam hatiku bergeming.

Tak terasa rokokku sudah mendekati busa filter and waktu kepulanganku kurang dari limabelas menit lagi, kumasuki loby pintu menuju lantai dua guna check in dan immigration check, ketika akan menaiki escallator,disaat itu aku berpapasan dengan serombongan yang sepertinya kelihatan baru menghabiskan sisa rupiah atau sisa dollar mereka. Tak asing bagi orang yang memang telah lama tinggal di Batam, wajah-wajah keluarga para pejabat kantor pemerintahan terlihat jelas dari gaya dan accesoris yang mereka kenakan, berbeda dengan anak-anak PT yang berangkat atau rombongan handcarry jelas terlihat mandal dan kumal.

Dugaan ku memang tepat tentang mereka yang banyak menenteng paper bag yang memang berprint out dari merk ternama, iseng ku muncul ketika dengan sengaja kucoba menguping obrolan mereka, dan itupun melengkapi pembuktianku dikala mereka sampai di Sea Port International Batam Center, belum lagi merapat vesel yang kami tumpangi sudah berjejer pejemput yang akan membawakan barang belanjaan mereka, belum lagi para petugas imigrasi yang sepertinya sudah siap dengan cop kedatangan, dan benar apa yang kuduga setumpuk pasport sudah ditangan mereka, tanpa susah payah harus melalui antrianpun mereka dengan leluasa melintasi check point.

Ironis ngak ironis memang dengan keadaan negara kita, dipintu lain keluar para Indon untuk mengais dollar dan ringgit  dinegara tetangga dan di pintu lain masuk para keluarga pejabat dengan bertentengan paper bag penuh barang shopingan, ditengah berdengungnya untuk hidup hemat dan anti korupsi, ya itulah Indon keluar dan Shopinger masuk

Di penghujung bulan Feb. 2005

Diatas penguin 10.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: