• Berkas

  • Kategori

  • Foto Collection

    JERAPA BESI

    BLUE & WHITE

    SMILE

    BATMAN IN THE WATER

    BMW F1 Singapore

    Lebih Banyak Foto

MISAKE

Dia bukan seperti kebanyakan orang Jepang pada umumnya, gerakannya lambat tapi ini mungkin dipengaruhi oleh faktor usianya, tapi nggak juga, karena ada beberapa diantara rombongan mereka juga terlihat lebih tua dan gerakannya masih gesit atau ligat kata orang medan bilang. Yang jelas setelah beberapa bulan aku bertemu dengannya dan kuamati memang dia sudah lama tinggal di Singapore, bahkan telah memiliki istri orang sana dan telah dikaruniakan tiga orang anak.

Memang sejak kepindahannya ke pulau dengan gelar banyak anak tapi ayah mana ini kurang mendapat respon dari anggota koleganya, karena seperti yang dikatakan sebelumnya dia tidak memiliki sifat kebanyakan orang Jepang lainnya yang banyak mendewakan pekerjaan, seolah-olah mereka hidup hanya untuk kerja. Terbiusnya dia tidak heran dengan gaya orang Singapore yang cuek, begitu jam kerja telah usai secepat itu pula dia mengangkat tas, segera beranjak dari peraduan meja dan laptop kerjanya.

Bukan berarti orang Jepang yang mendewakan pekerjaan itu bagus atau sudah baik tapi yang jelas keuletan mereka dan kerja keras mereka yang patut kita contoh ditengah keadaan carut marut negara kita ini yang mana anak mudanya telah terhipnotis dengan gaya gaul anak metrolis, sibuk saling pamer harta kekayaan ortunya yang bukan sedikit  didapat dari hasil korupsi, sibuk berlomba untuk menjadi artis terkenal karena mereka akan bangga kalau sering muncul ditelevisi dengan sinetron yang sebenarnya tidak juntrung arah dan tujuannya.

Seperti juga hari ini ditengah kesibukan semua team yang sedang mempersiapkan produk terbaru dari perusahaan, dengan langkah santai ia pulang dengan seulas senyum yang dipaksakan dan muka yang tak berdosa. Kedongkolan teman ku hari ini mulai memuncak dan dengan kata kata yang sedikit keras keluarlah umpatan asli medannya. Kebanyakan dari pekerja dinegara tetangga kita memang tidak ada mengenal lembur atau OT, jadi begitu jam kerja usai kebanyakan dari meraka berlarian menuju ke kedai-kedai kopi terdekat sambil menunggu matahari terbenam mereka habiskan waktu untuk ngobrol ngalor ngidul, sebotol dua botol tiger beer yang memang dikenal mereka dengan istilah tiger time’s sudah menjadi menunya sehari-hari.

” Misake, ” memang nggak kebayakan dari orang Jepang pada umumnya, entah apalagi yang akan jadi bahan omongan kami pada hari ini.

Batam,

April 2004

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: